Oleh Ajeng QuamilaInformasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri – Dokter Umum.

Mungkinkah Punya Anak Kembar Kalau Tak Ada Keturunan Kembar Dalam Keluarga?

Meskipun kehadiran kembar dalam silsilah keluarga dapat meningkatkan kesempatan Anda memiliki anak kembar, faktor keturunan ternyata tidak mutlak diperlukan bagi Anda untuk bisa hamil anak kembar identik.

Pentingkah faktor genetik untuk punya anak kembar?

Kembar fraternal, yang sering disebut dengan kembar tidak identik atau kembar beda telur, terjadi saat rahim ibu melepaskan lebih dari satu sel telur berbeda sekaligus (dizygotic). Dengan kata lain, ia berovulasi lebih dari sekali per siklus menstruasi. Sekitar 12 pasang anak kembar fraternal lahir dalam setiap 1000 angka kelahiran.

Kembar fraternal adalah hasil dari dua sel telur yang dibuahi secara bersamaan. Ovulasi adalah proses alami yang dikontrol oleh kerja banyak gen. Beberapa wanita memiliki versi (alel) dari gen yang membuat mereka lebih mungkin untuk mengalami hyperovulasi. Artinya, ada kemungkinan yang lebih besar bahwa dua telur bisa dibuahi dalam satu waktu.

Gen memainkan peran besar dalam penentuan anak kembar fraternal, namun gen penyebab seorang wanita bisa mengandung kembar fraternal tidak diketahui. Satu teori adalah kadar hormon FSH, alias follicle-stimulating hormone, mungkin lebih tinggi pada ibu yang mengandung anak kembar fraternal.

FSH diperlukan untuk pertumbuhan sel telur dan umum digunakan sebagai obat kesuburan. Ibu dari anak kembar fraternal cenderung memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dan memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek. Ciri ini juga bisa disebabkan oleh kadar hormon yang tinggi.

Latar belakang etnis juga berpengaruh

Selain itu, latar belakang etnis — yang juga adalah genetika — juga memainkan peran penting dalam peluang hamil anak kembar. Misalnya, seorang wanita etnis Afrika memiliki peluang hamil anak kembar fraternal dua kali lipat daripada wanita kulit putih, dan empat kali lipat lebih mungkin daripada wanita Asia.

Karena mereka datang dari pasangan sperma-telur yang berbeda, DNA kedua anak kembar fraternal akan berbeda. Bahkan, DNA dari kembar fraternal tidak lebih mirip dibanding DNA saudara lainnya. Ini juga alasan mengapa banyak dari anak kembar fraternal adalah anak laki-laki dan perempuan.

Sementara itu, kembar identik adalah hasil pembelahan satu embrio — dari satu sel telur yang dibuahi — yang kemudian membelah menjadi dua selama masa kehamilan. Artinya, kedua embrio ini memiliki gen dan DNA yang sama. Inilah alasannya mengapa anak kembar identik akan sulit untuk dibedakan, walaupun sidik jari mereka tetap berbeda.

Hampir semua wanita memiliki peluang yang sama untuk hamil anak kembar identik, karena dalam kehamilan anak kembar identik, tidak ada gen yang terlibat. Hal ini juga tidak menurun dalam keluarga. Kejadian embrio membelah adalah peristiwa acak alias random yang terjadi secara kebetulan dan langka.

Bagaimana cara mengetahui jika saya hamil anak kembar identik?

Anda mungkin akan ingin tahu sedini mungkin dalam kehamilan Anda jika anak kembar yang Anda kandung adalah identik atau tidak. Terlepas dari rasa penasaran, mengetahui apakah kedua janin berbagi plasenta (kembar monokorionik) atau tidak, akan membantu dokter dan bidan untuk neradaptasi dengan perawatan yang mereka lakukan untuk menghadapi potensi komplikasi.

Dilansir dari Baby Centre, teknisi sonogram Anda akan memindai bayi Anda dan plasenta mereka saat scan USG di trimester pertama Anda. Hal ini harus dilakukan sebelum usia kehamilan Anda mencapai 14 minggu.

Anak kembar identik Anda mungkin akan dikategorikan sebagai:

  • Dichorionic diamniotic (DCDA): setiap bayi memiliki plasenta sendiri dan membran dalam dan luar terpisah untuk masing-masing. DCDA adalah sepertiga dari kasus kembar identik dan non-kembar identik. Jadi, kembar DCDA bisa identik, bisa juga tidak.
  • Monochorionic diamniotic (MCDA): kedua bayi berbagi plasenta tunggal dan satu membran luar tunggal, namun masing-masing memiliki membran dalam terpisah. Kembar MCDA adalah kasus dari dua pertiga kembar identik, sehingga kembar MCDA adalah jenis kembar identik paling umum. Kembar MCDA adalah kembar identik.
  • Monochorionic monoamniotic (MCMA): kedua bayi berbagi plasenta, membran dalam, dan membran luar. Kembar MCMA sangat langka, hanya 1% dari total kelahiran kembar identik. Kembar MCMA adalah kembar identik.

Jika teknisi sonogram Anda tidak yakin apakah bayi Anda berbagi plasenta, ia akan melakukan pemindaian kedua dan mungkin akan mencari pendapat kedua.

Pemindaian USG umumnya adalah cara akurat untuk menentukan apakah kedua bayi Anda berbagi plasenta atau tidak. Namun begitu, tidak ada jaminan untuk teknisi sonogram Anda akan dapat mengetahui jika Anda hamil anak kembar identik atau tidak identik. Berbagi plasenta mungkin adalah tanda kembar identik, namun menggunakan plasenta saja bukanlah pedoman pasti, karena plasenta dari kembar non-identik pun bisa menyatu.

sumber : https://hellosehat.com/kehamilan/kesuburan/mungkinkah-punya-anak-kembar-kalau-tak-ada-keturunan-kembar-dalam-keluarga/